Terkuak! 5 Alasan Conor McGregor Jadi Petarung Paling Sangar Sepanjang Masa UFC thumbnail

5 alasan Conor McGregor menjadi petarung paling sangar sepanjang masa UFC.

twitter.com/TheScore

5 alasan Conor McGregor menjadi petarung paling sangar sepanjang masa UFC.

SportFEAT.com – Terdapat lima alasan kuat yang menjadikan Conor McGregor jagoan paling sangar sepanjang masa di UFC, dari jago trash talk sampai jawara dua divisi.

Conor McGregor masih menjadi salah satu bintang besar di ajang UFC.

Kendati McGregor hanya meraih satu kemenangan di enviornment oktagon semenjak 2017, nama The Infamous tetap diperhitungkan.

Dalam tiga pertarungan terakhir, McGregor tumbang dua kali masing-masing ditangan Khabib Nurmagomedov dan Dustin Poirier.

Baca Juga: UFC 262 –  Rebut Sabuk Warisan Khabib Nurmagomedov, Charles Oliveira Jadi ‘Singa’ UFC

Demi mengembalikan nama baiknya sebagai petarung kondang di UFC, McGregor bahkan menantang duel trilogi melawan The Diamond.

Duel yang cukup beresiko bagi petarung Irlandia itu, mengingat dia mampu saja kehilangan pamornya kalau kembali kalah untuk kedua kalinya melawan Poirier

Tetapi, akibat apapun dalam duel trilogi di UFC 262 tetap membuat McGregor menjadi jagoan paling sangar di UFC.

Dilansir dari Sportskeeda, setidaknya ada lima alasan yang membuat Conor McGregor menjadi petarung paling sangar.

1. Jago Trash Talk dan Bayaran Termahal

Conor McGregor saat menghadiri  konferensi pers pra-event UFC 257 di Abu Dhabi, UEA, Kamis (21/1/2021).

TWITTER.COM/UFC

Conor McGregor ketika menghadiri konferensi pers pra-match UFC 257 di Abu Dhabi, UEA, Kamis (21/1/2021).

Conor McGregor diketahui menjadi petarung yang paling jago trash talk.

Trash talk kerap dilakukan The Infamous sebelum pertarungan dimulai untuk menyerang psychological calon lawannya dengan kata-kata provokatifnya.

Ditambah McGregor menjadi salah satu petarung dengan PPV (pay-per-peer) atau bayaran termahal di enviornment UFC.

McGregor terbukti berperan besar menarik pasar untuk mengikuti olahraga MMA dan banyak membawa penonton.

Tentu penampilan jagoan Irlandia ini menjadi pundi-pundi dan keuntungan terbesar UFC.

Baca Juga: Tak Cuma Manchester United, Conor McGregor Juga Ingin Akuisisi Tim Rival Asuhan Steven Gerrard

2. Tak Pilih-pilih Versus

Semenjak melakukan debutnya di UFC pada April 2013, Conor McGregor tidak pernah menghindar dari tantangan.

McGregor terkenal tak pilih-pilih lawannya mirip ketika ia harus tampil di kelas bulu melawan Chad Mendes, maupun pindah ke kelas welter menghadapi Nate Diaz.

Bahkan The Infamous ketika ini berjuang di kelas ringan dan menjadi rival tak pernah mati mantan raja kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov.

3. Pukulan Maut Conor McGregor

Conor McGregor saat berhadapan dengan Jose Aldo di UFC 194.

Christian Petersen/Zuffa LLC

Conor McGregor ketika berhadapan dengan Jose Aldo di UFC 194.

Conor McGregor bukanlah petarung yang jago dalam gulat.

Namun ia memiliki senjata mematikan berupa pukulan maut.

Tangan kirinya begitu ganas, terbukti bisa menawarkan KO pada Jose Aldo hanya dalam 13 detik.

Kemenangan ini menjadi finis tercepat dalam sejarah pertarungan gelar UFC.

Agresi McGregor yang sempurna, akurat, sempurna waktu, dikombinasikan dengan ketenangan dan kecepatan finisnya, menjadikannya salah satu petarung terhebat dalam sejarah UFC.

Baca Juga: Ternyata Ini Tujuan Dustin Poirier Terima Duel Trilogi Conor McGregor Ketimbang Sabuk Warisan Khabib Nurmagomedov

4. Tak Terkalahkan di Kelas Bulu

Conor McGregor memiliki rekor kemenangan 7-0 di kelas bulu UFC.

Tak tanggung-tanggung, The Infamous bisa menyingkirkan empat lawan di ronde pertama termasuk Dustin Poirier.

Marcus Brimage, Diego Brandao, Dustin Poirier dan Jose Aldo semuanya tumbang di ronde pertama, sementara Dennis Siver dan Chad Mendes tersungkur di ronde kedua.

McGregor bahkan bisa mengandaskan legenda kelas bulu lainnya yakni Max Holloway.

5. Jawara Dua Divisi

Conor McGregor petarung pertama yang menyabet dua gelar di dua divisi UFC.

twitter.com/BBCsport

Conor McGregor petarung pertama yang menyabet dua gelar di dua divisi UFC.

Conor McGregor ialah jagoan pertama yang memegang dua gelar secara bersamaan, dan disusul oleh Daniel Cormier, Amanda Nunes dan Henry Cejudo.

McGregor bisa menyabet gelar juara kelas ringan dan kelas bulu UFC pada tahun 2015.

Ditambah The Infamous menjadi petarung yang pernah mentas di tiga kelas berbeda.

McGregor memiliki tubuh yang lentur dan mudah menyesuaikan berat badan sehingga mampu berpindah-pindah dari kelas bulu, kelas ringan, maupun kelas welter.

Maka dari itu, Conor McGregor adalah salah satu petarung UFC terhebat sepanjang masa.

Video Pilihan

PROMOTED CONTENT