Rahasia Tubuh Insan: Kenapa Ada Orang Punya Bintik Freckle di Paras? Halaman all thumbnail

KOMPAS.com – Tahun lalu, ada tren develop up membuat freckles atau bintik-bintik cokelat di wajah.

Sebagian orang memang ada yang memiliki freckles secara alami. Hal ini acapkali terjadi pada anak-anak, tapi kemudian menghilang atau tak terlalu kelihatan saat sudah beranjak dewasa.

Namun, apa yang menyebabkan seseorang memiliki freckles dan apakah ini berbahaya?

Baca juga: Rahasia Tubuh Insan: Kenapa Napas Berbunyi Keras Ketika Tidur?

Mengenal freckles

Freckles atau bintik-bintik di wajah muncul karena melanin – pigmen yang memberi warna pada kulit – menumpuk di bawah kulit. Bintik-bintik yang muncul akan tampak berwarna cokelat atau kemerahan.

Dilansir Medical Recordsdata Nowadays,  Jumat (26/10/2018) paparan sinar matahari dan faktor genetik membuat beberapa orang lebih mungkin memiliki bintik-bintik tersebut. 

1. Gambaran sinar matahari

Seseorang yang memiliki bintik karena paparan sinar matahari, kemungkinan besar memiliki sel kulit yang menghasilkan melanin ekstra untuk melindungi kulit dari kerusakan yang akan terjadi sinar matahari. Hal inilah yang memicu munculnya bintik-bintik setelah terpapar sinar matahari.

Bintik-bintik dapat muncul di map kulit yang luas dan dapat muncul kembali atau menjadi lebih gelap di bulan-bulan trend panas.

Bintik-bintik acapkali memudar atau menghilang pada bulan-bulan trend dingin, saat sel kulit baru menggantikan sel-sel lama.

Bintik-bintik berkembang di map yang acapkali terkena sinar matahari, mirip wajah, leher, lengan, punggung dan dada.

2. Faktor genetika

Genetika juga berperan memicu munculnya freckles. 

Ada dua jenis melanin yang diproduksi tubuh, yakni eumelanin dan pheomelanin. Eumelanin melindungi kulit dari sinar UV, tetapi pheomelanin tidak.

Jenis melanin yang diproduksi tubuh bergantung pada gen yang disebut MC1R. Orang dengan rambut, mata, dan kulit gelap biasanya menghasilkan banyak eumelanin dan cenderung tidak berbagi bintik-bintik.

Orang dengan rambut merah, pirang, atau coklat belia dan yang memiliki kulit dan mata berwarna jelas, biasanya menghasilkan pheomelanin dan lebih cenderung berbagi bintik-bintik. 

Inilah salah satu alasan mengapa freckles biasa dimiliki oleh orang-orang Eropa, Australia dan Amerika yang memiliki rambut jelas.

Mencegah freckles

Freckles atau bintik di wajah tidak berbahaya. Namun, karena orang dengan bintik-bintik memiliki kulit yang lebih sensitif terhadap sinar matahari, mereka harus lebih berhati-hati untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

Orang dapat mencegah atau mengurangi munculnya bintik-bintik dengan melindungi kulit mereka dari sinar matahari.

Melindungi kulit dari sinar matahari tidak akan mengurangi munculnya bintik-bintik yang ada, tetapi dapat mencegah terbentuknya bintik-bintik baru.

American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan beberapa cara untuk melindungi kulit di bawah sinar matahari:

  • Memakai tabir surya tahan air dengan perlindungan UVA dan UVB, dan SPF 30 atau lebih tinggi
  • Menutupi kulit dengan baju lengan panjang, topi, dan kacamata hitam
  • Tetap di kawasan teduh ketika matahari terik, antara jam 10 pagi dan 2 siang
  • Mengoleskan kembali tabir surya setiap 2 jam ketika berada di luar atau setelah berenang atau Berkeringat
  • Menghindari tanning mattress

Sebuah studi tahun 2012 menawarkan bahwa produk yang mengandung asam trikloroasetat (TCA) dan fenol efektif dapat meringankan bintik-bintik. 

Senyawa lain yang dapat membantu memudarkan bintik-bintik meliputi:

  • Asam alfa hidroksi
  • Asam azelaic
  • Cysteamine
  • Weight loss plot C
  • Retinoid

Baca juga: Rahasia Tubuh Insan: Kenapa Kita Punya Garis Tangan?

Namun, Anda juga dapat memilih prosedur medis untuk menghilangkan bintik hitam karena alasan kosmetik. Ini termasuk terapi laser dan pengelupasan kimiawi.

Semua perawatan ini mampu menimbulkan efek samping. Maka dari itu siapa pun yang mempertimbangkan perawatan untuk bintik-bintik harus mendiskusikan semua pilihan mereka dengan dokter.

Meskipun bintik-bintik ini tidak berbahaya, tetapi terkadang terlihat seperti dengan beberapa jenis kanker kulit. Kalau Anda melihat adanya perubahan pada kulit, Anda harus segera menemui dokter untuk penanganan lebih lanjut.