Cerita Deni Rhamdani Menjabat Wabup Tasikmalaya Hanya 42 Hari, Acapkali Temui Warga Miskin di Kawasan Terpencil Halaman all

  • Share
Cerita Deni Rhamdani Menjabat Wabup Tasikmalaya Hanya 42 Hari, Acapkali Temui Warga Miskin di Kawasan Terpencil Halaman all thumbnail
Cerita Deni Rhamdani Menjabat Wabup Tasikmalaya Hanya 42 Hari, Acapkali Temui Warga Miskin di Kawasan Terpencil Halaman all thumbnail

KOMPAS.com – Deni Rhamdani mendapat predikat sebagai kepala kawasan tersingkat di Indonesia. Ia menjabat sebagai Waki Bupati Tasikmalaya hanya selama 42 hari.

Deni dilantik sebagai Wakil Bupati Definitif oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 10 Februari 2021. Jabatan Deni sebagai wakil bupati berakhir hari ini, Selasa (23/3/2021).

Ia menjadi wakil bupati dengan proses politik yang panjang.

Pada tahun 2016, pasangan Uu Ruzhanul Ulum dan Ade Sugianto menjadi kepala kawasan menang di pilkada melawan kotak kosong.

Baca juga: Curhat Wabup Tersingkat, Menjabat hanya 42 Hari: Pemenang Pilkada Segera Minta Dilantik, Jangan Nasibnya Mirip Aku…

Pasangan Uu dan Ade didukung oleh Koalisi partai PPP, PDI Usaha dan PAN.

Dengan berjalannya waktu, Uu menjadi wakil gubernur mendampingi Ridwan Kamil yang menang di Pilkada Jawa Barat.

Pada tahun 2018 secara otomatis Ade Sugianto naik menjadi Bupati Tasikmalaya. Semenjak ketika itu, posisi wakil bupati kosong.

Awal tahun 2020, PAN baru menyerahkan nama Deni Rhamdani ke DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan diserahkan ke Kemendagro. Namun, proses pelantikan pengganti wakil bupati tak kunjung dilakukan.

Baca juga: Plt Wali Kota Tasikmalaya Tak Larang Warganya Mudik Lebaran, tapi Wajib Periksakan Diri ke Puskesmas Terdekat

Deni baru dilantik di akhir masa jabatan Ade Sugianto yakni 10 Februari 2021. Padahal masa jabatan Ade selesai pada 23 Maret 2021.

Sehingga Deni Rhamdani hanya 42 hari menjabat sebagai wkil bupati.

Deni selama ini dikenal sebagai politisi Partai Amanat Nasional (PAN) dan pernah dua periode menjadi anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Ketika ini ia menjabat sebagai Sekretaris DPW PAN Jawa Barat bersama Desy Ratnasari sebagai ketuanya.

Selain itu dia juga dikenal sebagai pebisnis yang handal yang memiliki jiwa sosial serta membantu warga di kawasan terpencil.

Baca juga: Melihat Kampung Korea di Tasikmalaya, Dibikin Seperti dengan Bukchon Village

Menginap di rumah warga miskin yang terpencil

Gaya santai Wakil Bupati Tasikmalaya tersingkat se-Indonesia Deni Rhamdani Sagara, menaiki bak terbuka di daerah terpencil Kabupaten Tasikmalaya dan meninggalkan mobil dinas Z 2 N fasilitas Negaranya sekadar untuk melepas lelah karena perjalanan terjal dan jauh.KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Gaya kalem Wakil Bupati Tasikmalaya tersingkat se-Indonesia Deni Rhamdani Sagara, menaiki bak terbuka di kawasan terpencil Kabupaten Tasikmalaya dan meninggalkan kendaraan beroda empat dinas Z 2 N fasilitas Negaranya sekadar untuk melepas lelah karena perjalanan terjal dan jauh.

Ketika ditemui di kantornya, Selasa (23/3/2021), Deni berharap pemenang Pilkada Tasikmalaya 2020 Ade Sugianto-Cecep Nurul Konfiden cepat dilantik.

“Aku hanya berharap kepada KPU Kabupaten Tasikmalaya untuk segera mengajukan segera pelantikan pasangan pemenang ini. Kasihan, jangan hingga nasibnya mirip aku nantinya,” terang Deni

Ia mengatakan selama 42 hari menjabat sebagai wakil bupati, ia banyak menemui dan menginap di rumah warga miskin di kawasan terpencil di Tasikmalaya.

Baca juga: Foto Viral Pria di Tasikmalaya Seperti Aldebaran Ikatan Cinta, Ternyata Jurnalis

Ketika menjabat sebagai wakil bupati, Deni bercerita kalau ia bertemu dengan satu keluarga miskin yang hanya makan nasi campur garam di Kampung Jeruk Mipis, Desa Ciroyom, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya.

Sang kepala rumah tangga meninggal dan istrinya tinggal bersama dua anaknya.

Selain itu, Deni mengatakan selama 42 hari menjabat sebagai wakil bupati, ia menggelar shalat subuh berjemaah bersama warga setiap hari sebelum berangkat kerja menuju kantornya di wilayah Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga: Soal Tak Ada Embargo Mudik, Wabup Tasikmalaya: Meski Saudara Sendiri, Tetap Jaga Jeda

“Paling penting selama 42 hari ini aku melaksanakan tugas sebagai kepala kawasan dan menawarkan manfaat serta kesan penting buat masyarakat,” tambah Deni.

Setelah masa jabatannya habis, Deni mengatakan dirinya tetap akan terus bersilaturahmi dengan masyarakat dan menjalankan amanat di politik.

Ilham dan gagasan banyak sekali sosial untuk masyarakat dan memanfaatkan potensi alam dan SDM di kawasan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat selama masa pandemi Covid-19.

“Meski aku habis jabatan hari ini. Aku tetap bersama masyarakat dan untuk masyarakat. Jabatan sejatinya hanya titipan Allah SWT dan kita harus amanah dalam menjalankannya,” pungkasnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Irwan Nugraha | Editor : Aprillia Ika)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *