9 Guidelines Pilih Resort ketika Pandemi, Cari yang Nir Terapkan Sistem Buffet thumbnail

KOMPAS.com – Di tengah pandemi Covid-19 mirip ini, sebagian masyarakat yang di rumah saja mungkin sudah mulai bosan dengan suasana yang itu-itu saja.

Kalau ingin menikmati suasana baru yang berbeda dengan tetap dalam keadaan aman, staycation di hotel mampu dilakukan.

Baca juga: Himpunan Humas Resort Bandung akan Buat Paket Spesifik, Bangkitkan Wisata Saung Angklung Udjo

Namun di masa pandemi mirip ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum staycation, terkain keamanan.

“Pastikan hotel yang dipesan telah menerapkan protokol kesehatan,” kata Sekretaris Jenderal Perhimpunan Resort dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusra, dilansir dari Kompas.com, Jumat (4/12/2020).

Simak pointers memilih hotel ketika pandemi yang telah Kompas.com rangkum, Rabu (31/3/2021):

1. Cari yang tidak terapkan sistem buffet

Bagi yang pilihan hotelnya menerapkan sistem buffet sebelum pandemi, pastikan mereka tidak menerapkannya selama unusual normal, sehingga makanan diambilkan eksklusif oleh staf hotel.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19. Selain itu, staf hotel yang mengambilkan makanan sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai standar hotel, sehingga kau mampu menyantap makanan dengan aman.

2. Ada layanan antar makanan ke kamar

Kalau kau masih ragu untuk makan di restoran hotel, meski hidangan diambilkan eksklusif oleh staf, kau mampu pilih penginapan yang menyediakan layanan antar ke kamar.

Baca juga: Atta Halilintar Dikabarkan Nikah di Resort Raffles Jakarta, Intip Harga Kamarnya

Apabila sudah menemukannya, pastikan makanan dan peralatan yang diantar dibungkus plastik. Staf yang mengantar juga menggunakan sarung tangan, masker, dan penutup wajah.

3. Tamu mampu bawa peralatan makan sendiri

Meski hotel-hotel menyediakan peralatan makan bagi tamu, kau mampu membawa peralatan makan sendiri kalau ingin merasa lebih aman.

Ilustrasi hotelSHUTTERSTOCK Ilustrasi hotel

Selain itu, peralatan makan eksklusif juga dapat digunakan kalau kau ingin merasakan masakan di kawasan makan sekitar hotel.

4. Kamar hotel punya peredaran udara yang baik

Sebelum memilih kamar untuk diinapi, jangan lupa bertanya mirip apa peredaran udara di kamar tersebut. Apakah ventilasi cukup besar atau kamar memiliki jendela.

Kalau kamar memiliki jendela, pastikan jendela mampu dibuka untuk meningkatkan pertukaran udara dari luar ruangan.

5. Lokasi hotel di zona aman Covid-19

Apabila ingin menginap di suatu destinasi wisata, cari dulu berita seputar kawasan tersebut apakah berada dalam zona merah, oranye, atau hijau.

Baca juga: Video Viral Warga Diusir dari Pantai di Sanur, Apa Resort Mampu Miliki Pantai?

Meski hotel tetap dalam keadaan aman kalau berada di zona merah lantaran protokol kesehatan yang diterapkan sesuai standar, namun ada baiknya kau tetap berjaga-jaga.

Kalau merasa kurang aman, kau mampu menginap di destinasi wisata lain yang masuk ke zona oranye atau zona hijau.

6. Ada pembatasan tamu pada fasilitas hotel

Beberapa hotel ketika ini sudah membuka kembali fasilitas sentra kebugaran dan kolam renang. Kalau ingin memanfaatkannya, pastikan hotel membatasi tamu yang hendak menggunakannya.

Sebagai contoh, sentra kebugaran dan kolam renang dibatasi hanya boleh untuk empat orang tamu dalam satu waktu.

Ilustrasi kolam renang - Kolam renang di Hilton Beijing Tongzhou.dok. Hilton Ilustrasi kolam renang – Kolam renang di Hilton Beijing Tongzhou.

Namun kalau sentra kebugaran dan kolam renang belum dibuka, kau mampu hubungi pihak hotel untuk mencari berita seputar fasilitas apa saja yang sudah dibuka dan ketentuannya mirip apa.

7. Tamu bawa sendiri barangnya ke kamar

Beberapa hotel memiliki layanan antar barang ke kamar. Walaupun protokol kesehatan dari staf hotel sudah sesuai standar, kau mampu pilih untuk membawa barang bawaan sendiri ke kamar kalau ingin lebih aman.

8. Punya berita soal syarat kunjungan

Beberapa destinasi wisata mungkin mewajibkanmu untuk memiliki akibat negatif swiftly antibodi/antigen, swab PCR, atau GeNose sebelum memasuki wilayah tersebut.

Baca juga: Libur Panjang Isra Miraj dan Nyepi, Okupansi Resort di DIY Akhirnya Naik

Apabila kau hendak menginap di suatu destinasi wisata, kau mampu tanya dulu ke pihak hotel apakah daerahnya mewajibkan pelancong dari luar kawasan untuk memenuhi syarat tersebut.

Kalau pelancong dari luar kawasan wajib memenuhi syarat, pastikan apakah syarat tersebut ialah swiftly antibodi/antigen, swab PCR, atau GeNose agar kau tidak salah membawa berkas.

9. Pastikan hotel terapkan protokol kesehatan

Ketika ini, hotel-hotel yang ingin tetap beroperasi wajib menerapkan protokol kesehatan sesuai standar. Namun, kau mampu menghubungi pihak hotel untuk bertanya lebih lanjut mirip apa penginapannya.

Kalau perlu, kau mampu bertanya apakah hotel sudah tersertifikasi CHSE atau belum. Sertifikasi CHSE ialah sertifikasi protokol kesehatan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Adanya sertifikasi CHSE pada sebuah hotel pertanda bahwa penginapan tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai standar.

Meski hotel sudah menerapkan protokol kesehatan, para tamu tetap wajib menjalankan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak.