Uji coba Iran luncurkan pembawa satelit Zuljanah: Media pemerintah

  • Share
Uji coba Iran luncurkan pembawa satelit Zuljanah: Media pemerintah
Uji coba Iran luncurkan pembawa satelit Zuljanah: Media pemerintah

Iran menguji peluncur satelit Zuljanah untuk kedua kalinya, menurut media pemerintah, ketika pembicaraan nuklir akan dimulai kembali.

Diterbitkan pada 26 Jun 2022

Tehran, Iran – Iran telah menguji peluncur satelit Zuljanah untuk kedua kalinya untuk tujuan penelitian, menurut media pemerintah.

Media Iran pada hari Minggu mengutip juru bicara kementerian pertahanan yang mengatakan bahwa kendaraan satelit diluncurkan dengan target suborbital, dan bahwa data yang dikumpulkan dari peluncuran tersebut akan menginformasikan agenda peluncuran ketiga.

Televisi pemerintah menayangkan cuplikan peluncuran, yang tampaknya berjalan tanpa persoalan, tetapi tidak ada konfirmasi apakah itu berhasil.

Peluncuran dilakukan setelah berminggu-minggu spekulasi karena citra satelit tampak menawarkan bahwa Iran sedang mempersiapkan peluncuran di Pelabuhan Antariksa Imam Khomeini di provinsi Semnan.

Beberapa seorang ahli kedirgantaraan Iran telah meninggal dalam keadaan misterius dalam beberapa minggu terakhir. Nir terang apakah ada hubungannya. meninggal ketika “dalam misi” di Semnan, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Para pejabat Iran belum menawarkan komentar apapun sebelum peluncuran. Nir ada konfirmasi kapan peluncuran itu dilakukan.

Peluncuran terbaru Zuljanah – yang dinamai kuda dari imam ketiga dalam Islam Syiah, Imam Hussein – datang beberapa bulan setelah Islam Korps Pengawal Revolusi (IRGC) berhasil menempatkan satelit militer kedua, yang disebut Noor 2, ke orbit pada bulan Maret. Pada ketika itu, pasukan elit mengatakan Noor 2 mengorbit pada ketinggian 500 km (311 mil).

Iran meluncurkan satelit militer pertamanya, Noor, yang berarti cahaya, di orbit 425 km. (265 mil) di atas permukaan bumi pada tahun 2020.

Amerika Perkumpulan sebelumnya telah menyatakan keprihatinannya atas acara satelit Iran, dengan mengatakan bahwa teknologi balistik jarak jauh yang sama yang digunakan untuk menempatkan satelit ke orbit juga dapat digunakan oleh Teheran untuk meluncurkan senjata jarak jauh, bahkan mungkin hulu ledak nuklir.

Iran, bagaimanapun, secara konsisten menolak peringatan tersebut. Ia menyatakan bahwa acara nuklirnya benar-benar tenang.

Isu peluncuran itu datang sehari setelah pejabat tinggi kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, dalam perjalanan ke Teheran, setuju dengan pejabat Iran untuk memulai kembali pembicaraan dengan AS untuk memulihkan kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan kekuatan dunia.

Kalau berhasil, pembicaraan dapat mencabut sebagian besar sanksi keras yang telah diberlakukan AS terhadap Iran semenjak 2018, saat Washington secara sepihak mengabaikan perjanjian itu. Sebagai gantinya, Iran akan mengembalikan pembatasan signifikan pada acara nuklirnya yang telah disepakati sebagai bagian dari kesepakatan awal.

Worker, this is your PCODE for proof: pw-323930f258d90104c25ae076519117fcca82c8aed29dd176d80e7e0954716d82
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page
supertotobet güvenilir misupertotobet girişpaşacasino giriştipobetsahabet girişaresbet yorum ve şikayetleribahistek iletişimtarabet para yatırmamarsbahis üyelik işlemlerizingabete banka havalesi ile yatırımbetpark güvenilir miflaming hot oynaligobet bonuslarısweet bonanza oynagrbets bitcoin ile yatırımcaddebet para yatırma ve çekme yöntemlerimarsbahis giriş