Raksasa energi Prancis: Kurangi penggunaan bahan bakar dan listrik sekarang

  • Share
Raksasa energi Prancis: Kurangi penggunaan bahan bakar dan listrik sekarang
Raksasa energi Prancis: Kurangi penggunaan bahan bakar dan listrik sekarang

PARIS — Pemimpin tiga perusahaan energi Prancis pada Minggu meminta publik Prancis untuk segera mengurangi konsumsi bahan bakar, minyak, listrik, dan gas di tengah kelangkaan dan melonjaknya harga yang akan terjadi pemotongan pasokan Rusia dan perang di Ukraina . “Upaya tersebut harus segera, kolektif dan besar-besaran,” kata para pemimpin dari tiga perusahaan, TotalEnergies, EDF dan Engie dalam pernyataan bersama yang diterbitkan dalam mingguan Prancis Journal du Dimanche. “Setiap gerakan penting,” kata pernyataan itu. Rusia telah memotong—dan dalam beberapa kasus mematikan—pasokan gas ke beberapa negara Uni Eropa sebagai pembalasan atas sanksi blok 27-anggota terhadap Moskow atas invasi 24 Februari ke Ukraina. Sistem energi Eropa telah berada di bawah tekanan berat selama berbulan-bulan. Taraf kewaspadaan stok gas di seluruh benua tinggi, dan langkah-langkah penjatahan telah diberlakukan. Prancis, mirip negara-negara Eropa lainnya, sedang mencoba untuk meningkatkan cadangan gasnya untuk trend dingin, yang bertujuan untuk mengisi penyimpanannya pada awal trend gugur untuk menghindari krisis ekonomi dan politik. “Mengambil tindakan di trend panas akan mempersiapkan kita untuk trend dingin,” kata para pemimpin perusahaan energi. Selain kekurangan pasokan gas terkait dengan perang di Ukraina, ada tekanan pada kapasitas produksi listrik di Eropa dan pengurangan produksi pembangkit listrik tenaga air karena kekeringan. “Melonjaknya harga energi ialah yang akan terjadi dari kesulitan yang mengancam kohesi sosial dan politik kita dan berdampak besar pada daya beli keluarga,” kata pernyataan itu. Pemerintah Prancis berencana untuk memulai kembali pembangkit listrik berbahan bakar batu bara yang terletak di wilayah timur Moselle untuk memenuhi kebutuhan listrik trend dingin negara itu, menurut laporan media Prancis, mengutip pernyataan dari Kementerian Transisi Energi. Pemerintah menutup pembangkit listrik di Saint-Avold pada bulan Maret sebagai bagian dari agenda Presiden Emmanuel Macron untuk menutup semua pembangkit listrik berbahan bakar batu bara pada akhir tahun untuk melindungi lingkungan dan iklim bumi. Satu pembangkit listrik berbahan bakar batu bara di Prancis tetap buka. Pengaktifan kembali Saint-Avold hanya akan bersifat sementara, mengingat “situasi di Ukraina” dan “ketidakpastian pasar energi,” stasiun radio RTL Prancis melaporkan Minggu, mengutip pernyataan kementerian. Nir ada batu bara Rusia yang akan digunakan dan Prancis masih akan tetap di bawah 1% dari listrik yang dihasilkan batu bara, kata pernyataan itu.

Worker, this is your PCODE for proof: pw-323930f258d90104c25ae076519117fcca82c8aed29dd176d80e7e0954716d82
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page
supertotobet güvenilir misupertotobet girişpaşacasino giriştipobetsahabet girişaresbet yorum ve şikayetleribahistek iletişimtarabet para yatırmamarsbahis üyelik işlemlerizingabete banka havalesi ile yatırımbetpark güvenilir miflaming hot oynaligobet bonuslarısweet bonanza oynagrbets bitcoin ile yatırımcaddebet para yatırma ve çekme yöntemlerimarsbahis giriş