5 Pelajaran Chelsea vs Sheffield United: 7 Sparkling Sheet Beruntun dari The Blues thumbnail
Pemain Chelsea merayakan gol ke gawang Sheffield United dalam laga perempat final FA Cup, Minggu (21/3/2021). (c) AP PhotoPemain Chelsea merayakan gol ke gawang Sheffield United dalam laga perempat closing FA Cup, Minggu (21/3/2021). (c) AP Photo

Bola.receive – Kemenangan atas Sheffield United dalam ajang FA Cup menawarkan kabar baik buat Chelsea. Klub besutan Thomas Tuchel dinyatakan berhak melaju ke babak perempat closing.

Kedua tim saling bertatap muka di Stamford Bridge pada Minggu (21/3/2021) malam. Chelsea menjadi pemenang dengan skor 2-0 berkat aksi Hakim Ziyech dan gol bunuh diri pemain Sheffield, Oliver Norwood.

Pada Senin (22/3/2021) dinihari tadi, penyelenggara FA Cup melakukan proses undian untuk menentukan siapa melawan siapa di babak semifinal. Hasilnya, diketahui bahwa Chelsea bertemu Manchester Metropolis.

Sebelum berfokus pada laga penting tersebut, ada baiknya untuk menegok beberapa pelajaran penting yang mampu dipetik dari laga antara Chelsea kontra Sheffield. Berita lengkapnya mampu disimak di bawah ini.

1 dari 5 halaman

7 Sparkling Sheet Beruntun

Akibat ini mempertegas satu hal: sektor pertahanan bukan lagi persoalan buat the Blues. Dari 25 gol yang bersarang di gawang Chelsea dalam ajang Premier League trend ini, hanya dua gol yang didapatkan di generation kepemimpinan Tuchel.

Pertahanan apik tersebut juga ditunjukkan di ajang lainnya mirip FA Cup dan Perserikatan Champions. Malahan, jika melihat torehan semenjak dipegang Tuchel, Chelsea tak pernah kebobolan pada dua kompetisi tersebut.

Chelsea kebobolan terakhir kali pada bulan Februari lalu kala ditahan imbang Southampton di ajang Premier League dengan skor 1-1. Dan semenjak ketika itu, the Blues sudah mencatatkan tujuh orderly sheet berturut-turut di semua kompetisi

2 dari 5 halaman

Peran Baru Buat Emerson

Baik Emerson maupun Ben Chilwell tidak dimainkan semenjak menit awal ketika Chelsea bertemu Atletico Madrid dalam laga leg kedua babak 16 besar Perserikatan Champions. Posisi wingback kiri sendiri diserahkan kepada Marcos Alonso.

Keduanya eksklusif diberikan jatah tampil sebagai starter secara bersamaan ketika menghadapi Sheffield. Namun, beda dengan Chilwell, Emerson menerima peran baru yakni sebagai bek bersama Kurt Zouma dan Andreas Christensen.

Penampilannya jauh dari kata buruk. Berkat kemampuan bertahannya yang gemilang, Chilwell jadi mampu fokus untuk membantu lini serang. Whoscored memberinya score 7.5 untuk penampilannya di malam kemarin.

3 dari 5 halaman

Pulisic Jangan Dipandang Sebelah Mata

Kalau ada satu pemain yang pantas untuk menerima kebanggaan dari laga kali ini selain Chilwell, maka Christian Pulisic ialah jawabannya. Ia secara konsisten menawarkan persoalan besar buat lini pertahanan Sheffield meski tidak menceak gol.

Menurut files yang dihimpun dari Whoscored, Pulisic bisa melepaskan whole empat tembakan. Ia juga menyelesaikan 32 dari 39 operan serta membuat satu key pass. Kalau belum cukup, coba tengok catatan menggiring bola miliknya.

Pulisic melakukan upaya menggiring bola sebanyak tujuh kali, enam di antaranya berhasil melewati hadangan pemain lawan. Ini pertanda bahwa pemain asal Amerika Perkumpulan tersebut bisa menawarkan ancaman saat sedang menguasai bola.

4 dari 5 halaman

Kok Mampu Sheffield United Terpuruk?

Sheffield United menawarkan kejutan pada trend kemarin. Kendati statusnya sebagai tim promosi, Sheffield tidak gentar menghadapi setiap lawannya sehingga mampu menempati papan tengah klasemen akhir Premier League.

Namun sepertinya, Sheffield bakal kembali ke Championship trend depan. Pasalnya klub asuhan Paul Heckingbottom itu – sebelumnya diasuh Chris Wilder – sedang berada di posisi terdasar klasemen ketika ini.

Laga kontra Chelsea menawarkan bahwa the Blades tidak sepantasnya berada di posisi tersebut. Namun, kalau melihat banyaknya peluang emas yang tersia-siakan, tidak heran jika Sheffield terpuruk mirip sekarang.

5 dari 5 halaman

Mempekerjakan Tuchel ialah Keputusan yang Sempurna

Kemenangan atas Sheffield United semakin mempertegas bahwa keputusan Chelsea memecat Frank Lampard sudah sempurna. Semakin sempurna karena mereka mengangkat Thomas Tuchel sebagai penggantinya.

Peruntungan Chelsea berubah drastis semenjak eks nahkoda PSG tersebut menduduki kursi kepelatihan the Blues. Mereka tak lagi akrab dengan kekalahan, malah mungkin sudah lupa rasanya kalah.

14 pertandingan telah dilalui Chelsea tanpa kekalahan, 10 di antaranya berhasil dimenangkan. Terhitung semenjak kedatangan Tuchel, hanya Manchester Metropolis (14) yang bisa mengoleksi kemenangan lebih banyak dibanding Chelsea di semua ajang.

(Banyak sekali sumber)

Read More