Agresi pesawat tak berawak AS 'membunuh' perencana ISIS-K di Afghanistan: Tinggal

  • Share
Agresi pesawat tak berawak AS 'membunuh' perencana ISIS-K di Afghanistan: Tinggal thumbnail
Agresi pesawat tak berawak AS 'membunuh' perencana ISIS-K di Afghanistan: Tinggal thumbnail

AS mengumumkan telah menerapkan agresi pesawat tak berawak di Jepang Afghanistan yang bertentangan dengan “perencana” komunitas yang berhubungan dengan ISIL, sehari setelah agresi udara terbuka bandara Kabul menewaskan minimal 175 warga Afghanistan dan 13 tentara AS.

“Agresi udara tak berawak terjadi di provinsi Nangarhar Afghanistan. Indikasi awal ialah bahwa kami membunuh tujuannya, ”kata Kapten Bill Urban dari Konkurensi Sentra AS dalam sebuah pernyataan. “Kami tahu tidak ada korban sipil.”

Agresi hari Kamis diklaim oleh cabang ISIL di Afghanistan – Islamic Mumble in Khorasan Province (ISKP).

Isu itu muncul saat pasukan AS yang bertugas untuk mengevakuasi warga Afghanistan yang ingin melayangkan kekuasaan Taliban mengeluarkan peringatan pada hari Sabtu perihal agresi yang mampu dibayangkan di bandara Kabul. AS percaya ada ancaman “eksplisit, kredibel” yang damai dalam menentang bandara setelah pemboman mematikan.

Tercantum di sini ialah pembaruan gaya paling:


29 menit yang lalu (05: 37 GMT)

Pasukan NATO dan AS siap untuk lebih banyak agresi

Pasukan Barat yang bekerja di angkutan udara Afghanistan bersiap untuk agresi lebih lanjut setelah Amerika Perkumpulan meluncurkan agresi pesawat tak berawak yang menewaskan “perencana” ISKP.

Gedung Putih menyatakan beberapa hari ke depan cenderung menjadi yang paling tidak sehat.

“Kami sepenuhnya siap dan akan menuntut upaya di masa depan,” kata juru bicara Pentagon John Kirby kepada wartawan di Washington. “Kami memantau ancaman-ancaman ini, sangat, sangat, hampir pada waktu yang sempurna.”

Pengungsi Afganistan tiba di Bandara Dulles World di AS artikulasi Virginia pada hari Jumat setelah dievakuasi dari Kabul

Taliban mengatakan konsultan klinis publik wanita dapat kembali bekerja

Taliban mengumumkan bahwa pekerja wanita dari kementerian kesehatan masyarakat dapat kembali bekerja, menurut Ali Latifi dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Kabul.

Pengumuman itu muncul beberapa hari setelah juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menyatakan semua staf otoritas wanita harus naik ke kawasan tinggal hingga Taliban dapat menjamin keselamatan mereka.

Mewakili : Agresi AS diterapkan untuk mencegah agresi ISKP di masa depan

Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada Reuters perusahaan isu bahwa agresi pesawat tak berawak AS bertentangan dengan perencanaan komunitas yang berhubungan dengan ISIL “masa depan” ssaults”.

Sebuah drone Reaper, yang lepas landas dari Heart East, dilaporkan menabrak tujuan ketika dia berada di dalam kendaraan beroda empat dengan satu afiliasi lainnya, kata pejabat itu.

Keduanya diyakini terbunuh, tambah pejabat itu.

Sebagian besar pengungsi Afghanistan baru-baru ini ‘kemungkinan’ muncul di Iran, Pakistan

Agresi pesawat tak berawak AS membunuh ‘perencana’ ISKP di Jepang Afghanistan

Agresi pesawat tak berawak Amerika di Jepang Afghanistan menewaskan seorang “perencana” komunitas yang berhubungan dengan ISIL, sehari setelah agresi udara terbuka di bandara Kabul yang menewaskan minimal 175 orang Afghanistan dan 13 tentara AS.

“Indikasi awal ialah bahwa kami membunuh tujuan. Kami tahu tidak ada korban sipil,” pernyataan pasukan perlindungan AS secara bertahap pada Jumat. ISKP.

“Kami dapat memburu Anda dan mengumpulkan Anda membayar. Aku akan melindungi kepentingan kita dan rakyat kita dengan segala tindakan di paparan aku, ”katanya.

Pernyataan CENTCOM perihal Agresi Kontraterorismehttps://t.co/L3UgtvPa6k

— Konkurensi Sentra AS (@CENTCOM) 28 Agustus 2021


Kedutaan AS di Kabul memperingatkan warga Amerika agar menjauh dari bandara

7 jam yang lalu (22: 49 GMT)

Perancis mengakhiri operasi evakuasinya

Prancis telah mengakhiri operasi evakuasinya di Kabul, menteri-menteri pemerintah mengumumkan dengan mengutip “ketentuan-ketentuan keamanan” dan penarikan mundur pasukan AS oleh kehancuran bulan.

“Dalam keadaan yang sangat canggih, Prancis mengevakuasi hampir sekitar 3.000 orang,” pernyataan bersama oleh Menteri Pertahanan Florence Parly dan Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian menyatakan.

Para menteri menambahkan Paris akan terus melayani rakyat Afghanistan “dengan semua sistem yang mampu dibayangkan”. Mereka menyatakan bahwa mereka akan bekerja dengan petugas Taliban untuk memastikan bahwa keberangkatan dari negara itu sekarang tidak terhalang setelah 31 Agustus.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *