Sudah Resmi, Raul Fernandez Malah Sinyalir Ogah ke MotoGP Bareng Tech 3 KTM

  • Share
Sudah Resmi, Raul Fernandez Malah Sinyalir Ogah ke MotoGP Bareng Tech 3 KTM thumbnail
Sudah Resmi, Raul Fernandez Malah Sinyalir Ogah ke MotoGP Bareng Tech 3 KTM thumbnail
Pembalap Red Bull KTM Ajo, Raul Fernandez (c) KTM Ajo/Ajo.fi Pembalap Purple Bull KTM Ajo, Raul Fernandez (c) KTM Ajo/Ajo.fi

Bola.gain – Kontroversi melingkupi KTM di sela seri sangkar mereka, MotoGP Styria, di Purple Bull Ring, Austria, Sabtu (8/8/2021) yang akan terjadi kecaman dari Danilo Petrucci dan Iker Lecuona, serta keluhan dari Raul Fernandez. Hal ini justru terjadi ketika mereka harusnya bahagia usai mengumumkan naiknya Fernandez ke kelas para raja pada 2022 bersama Tech 3 KTM Factory Racing.

Fernandez memang sudah jadi incaran tim-tim MotoGP semenjak masih turun di Moto3 2020 bersama Purple Bull KTM Ajo berkat performanya yang apik. Ia pun menggebrak sebagai debutan Moto2 tahun ini dengan tim yang sama, menjadi ancaman terdekat sang tandem, Remy Gardner, dalam perebutan gelar dunia.

Performa ini membuat Fernandez dilirik oleh Petronas Yamaha SRT, yang tahun depan kehilangan Valentino Rossi karena pensiun dan Franco Morbidelli yang dipindahkan ke Monster Vitality Yamaha yang akan terjadi hengkangnya Maverick Vinales. Petronas SRT meyakini Raul Fernandez ialah rider belia yang sempurna untuk mereka.

Meski begitu, demi menerima Fernandez, Petronas SRT harus ‘membeli’ kontraknya dari KTM seharga 500 ribu euro atau Rp8,5 miliar. Namun, berita negosiasi ini mereda di Belanda pada akhir Juni lalu, ketika Fernandez mengaku kepada MotoGP.com bahwa ia ‘99% bertahan di Moto2 pada 2022’ dengan KTM Ajo.

1 dari 2 halaman

Pemilihan Waktu Dirasa Tak Menghormati

Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Danilo Petrucci (c) KTM Images/Philip Platzer Pembalap Tech 3 KTM Factory Racing, Danilo Petrucci (c) KTM Pictures/Philip Platzer

Satu bulan kemudian, yakni di sela sesi latihan keempat (FP4) MotoGP Styria, Sabtu (8/8/2021), tahu-tahu KTM mengumumkan Fernandez naik ke MotoGP 2022 bersama Tech 3. Usai seluruh sesi selesai digelar, KTM pun dapat kecaman dari dua rider Tech 3 ketika ini, Petrucci dan Lecuona, yang merasa tak dihargai yang akan terjadi pemilihan waktu KTM dalam mengumumkan kontrak Fernandez.

Keduanya meyakini Fernandez memang layak menerima kawasan di Tech 3, namun menyebut KTM melakukan tindakan tak terhormat karena pengumuman itu dirilis tanpa pemberitahuan resmi bahwa kontrak mereka takkan diperpanjang. Petrucci dan Lecuona juga sebal pengumuman itu dirilis ketika mereka masih berada di lintasan untuk menjalani sesi FP4.

“Rasanya tak sempurna, meski aku sudah rapat dengan Herve (Poncharal), Pit (Beirer), dan Mike (Leitner) soal situasi ini. Mereka bilang mereka mengumumkannya karena ini hal yang sudah diketahui dan dibicarakan publik. Justru karena itulah aku rasa harusnya mereka memberi tahu Danilo dan aku lebih dulu sebelum pekan balap berlangsung,” tutur Lecuona via Todo Circuito.

Petrucci melontarkan komentar senada. “Harusnya hari ini mereka mampu menunggu beberapa jam lebih dulu. Aku ingin tertawa melihat beberapa orang berpura-pura tak ada yang terjadi beberapa hari belakangan. Harusnya mereka memberi tahu kami 2-3 pekan lalu. Kami sudah rapat usai kualifikasi, tapi faktanya mereka mendepak aku bahkan ketika aku masih pakai baju balap,” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Raul Fernandez Justru Sebut Kontraknya ‘Kesalahan’

Pembalap Red Bull KTM Ajo, Raul Fernandez (c) KTM Ajo/Ajo.fi Pembalap Purple Bull KTM Ajo, Raul Fernandez (c) KTM Ajo/Ajo.fi

Selain dapat kecaman dari Petrucci dan Lecuona, KTM anehnya juga dapat keluhan dari Fernandez sendiri. Usai sesi kualifikasi Moto2, Fernandez bertemu dengan DAZN dan menolak membicarakan masa depannya di MotoGP 2022 bersama Tech 3 KTM. Ia bahkan mengatakan pengumuman tersebut adalah sebuah kesalahan, mengingat ia ingin bertahan di Moto2 tahun depan.

“Aku tak mau bicara soal masa depan, aku rasa ini kesalahan. Kini aku ingin fokus pada Moto2, yakni hal paling penting ketika ini,” tuturnya. Saat ditanya soal mengapa dirinya batal bertahan di Moto2, rider 20 tahun ini sekadar menjawab, “Begitulah hidup. Apakah tahun depan aku akan berada di kawasan yang aku inginkan? Nir. Mari kita akhiri saja hingga di situ.”

Todo Circuito juga melaporkan bahwa manajer Fernandez, Jordi Arilla, sempat bertemu perwakilan Petronas SRT di sebuah restoran di Austria pada Sabtu, yang diduga membuat KTM kalut sampai ingin eksklusif mengumumkan kontrak Fernandez, hanya beberapa jam usai kabar tersebut beredar.

Tindakan KTM ini diduga juga didorong oleh peristiwa Jorge Martin tahun lalu, di mana mereka ingin juara dunia Moto3 itu bertahan di Moto2 setahun lagi. Namun, Martin justru memilih naik ke MotoGP 2021 bersama Pramac Racing dan Ducati. Yang akan terjadi keputusannya ini, Martin juga diwajibkan membayar denda tinggi kepada KTM.

Sumber: DAZN, Todo Circuito

Read More

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *