Curahan Hati APPI untuk Presiden Jokowi, Minta Kompetisi Sepak Bola Jalan Lagi

  • Share
Curahan Hati APPI untuk Presiden Jokowi, Minta Kompetisi Sepak Bola Jalan Lagi thumbnail
Curahan Hati APPI untuk Presiden Jokowi, Minta Kompetisi Sepak Bola Jalan Lagi thumbnail

Yang terhormat,
Bapak Presiden Republik Indonesia,
Bapak Ir. H. Joko Widodo

Kami di sini mendoakan agar Bapak dalam kondisi sehat walafiat serta selalu dalam lindungan Yang kuasa Yang Maha Esa.

Bapak Presiden yang kami hormati, izinkan kami, para pesepakbola profesional Indonesia memberikan kegelisahan kami selama 16 bulan ini dikarenakan tidak adanya kompetisi sepak bola, sebuah penghidupan bagi kami karena bermain sepak bola bukan hanya sekadar hobi yang dibayar, namun adalah sebuah profesi yang menawarkan kehidupan.

Bapak Presiden yang kami hormati, sepak bola di negara ini adalah olahraga dengan fanatisme yang tinggi, hiburan bagi masyarakat, dan kadang kala menjadi pemersatu bangsa ketika sebagian dari kami sedang menggunakan lambang Garuda di dada.

Bapak Presiden yang kami hormati, mungkin Bapak mendengar dan melihat tagar #KamiSiapMain dan #PesepakbolaBersatu di media umum beberapa hari kemarin, tagar tersebut inisiasi kami, sebagai bentuk bunyi kami yang memang apa adanya. Dulu tagar #PesepakbolaBersatu kami buat tahun 2012 sebagai gerakan solidaritas akan permasalahan tunggakan gaji yang dialami hampir seluruh pesepakbola Indonesia. Kini tagar tersebut kami gunakan kembali sebagai gerakan bersama untuk menyatakan kami pesepakbola Indonesia siap untuk bermain sepakbola lagi.

Bapak Presiden yang kami hormati, profesi sepak bola dianggap sebagai profesi dengan penghasilan besar, penuh kemewahan dan ketenaran. Karena anggapan itulah kami dianggap kalangan bisa yang jauh dari bantuan-bantuan yang pemerintah berikan. Namun Bapak Presiden yang kami hormati, apa adalah kalau 16 bulan ini tidak ada penghasilan terlebih teman-teman kami yang berada di Perserikatan 2, pemotongan gaji dengan besaran fantastis, pemutusan kontrak sepihak, serta belum ada klub yang mau mengontrak kami karena set kompetisi yang masih belum terang.

Bapak Presiden, profesi pesepakbola ialah profesi yang cukup berbeda dengan profesi lainnya, kami tidak memiliki jangka waktu karier yang panjang, banyak dari kami yang hanya memiliki panjang karier sepuluh tahun, syukur ada yang mampu hingga 15 tahun, maka ketiadaan dua tahun kompetisi sangat memprihatinkan bagi kami.

Bapak Presiden yang kami hormati, sesungguhnya adanya kompetisi selain menawarkan kehidupan bagi kami juga dapat menawarkan hiburan bagi masyarakat. Apalagi sejalan dengan imbauan Pemerintah untuk tetap di rumah bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak keluar rumah.

Bapak Presiden yang kami hormati, kini dominan dari kami sudah vaksin, kami juga akan taat dengan protokol kesehatan. Kalau memang protokol kesehatan yang ada belum dianggap cukup untuk dijalankan, kami siap untuk diarahkan dengan protokol kesehatan sebagaimana mestinya, kalau perlu ditempatkan satgas ketika kompetisi berlangsung untuk menjaga protokol kesehatan agar berjalan dengan benar, kami juga siap untuk diajak terlibat dalam penyusunan atau pun diskusi dalam pembuatan aturan kesehatan.

Bapak Presiden yang kami hormati, kami memang sangat ingin kompetisi mampu berjalan kembali, namun tetap dengan mengutamakan keselamatan, sehingga kami siap untuk menyukseskan rencana kampanye Pemerintah untuk penyelesaian pandemi, karena dengan kapasitas jejaring persona yang kami miliki, dapat dimanfaatkan untuk mendukung acara Pemerintah ke seluruh pelosok Tanah Air.

Bapak Presiden yang kami rindukan aksinya menendang kick-off pembukaan liga, kami juga menitipkan bunyi tidak hanya dari ribuan rekan-rekan seprofesi kami baik yang berada di Perserikatan 1 mau pun Perserikatan 2, namun juga para tim pelatih kami, ofisial tim, serta para wasit yang juga memiliki penghidupan dari kompetisi.

Demikian Surat Terbuka kami untuk Bapak Presiden. Semoga Bapak Presiden berkenan membaca serta mendengarkan aspirasi kami. Terima kasih Bapak Presiden.

Dari kami, Pesepakbola Indonesia

(Bola.rep/Fitri Apriani)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *