Sederet ‘Dosa’ Wanaartha sampai Izinnya Dicabut OJK

  • Share
Sederet ‘Dosa’ Wanaartha sampai Izinnya Dicabut OJK
Sederet ‘Dosa’ Wanaartha sampai Izinnya Dicabut OJK

Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin perjuangan PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life/PT WAL). Ada sejumlah faktor yang mendorong OJK mencabut izin perusahaan asuransi tersebut.

Dikutip dari keterangan tertulis OJK, Senin (5/12/2022), pencabutan ini dilakukan karena PT WAL tidak dapat memenuhi rasio solvabilitas (risk based capital) yang ditetapkan oleh OJK sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini disebabkan PT WAL tidak bisa menutup selisih kewajiban dengan aset, baik melalui setoran modal oleh pemegang saham pengendali atau mengundang investor.

Tingginya selisih antara kewajiban dengan aset adalah akumulasi kerugian yang akan terjadi penjualan produk sejenis saving plan. PT WAL menjual produk dengan imbal akibat absolut yang tidak diimbangi kemampuan perusahaan menerima akibat dari pengelolaan investasinya.


Parahnya, kondisi ini direkayasa oleh PT WAL sehingga laporan keuangan yang disampaikan kepada OJK maupun laporan keuangan publikasi tidak sesuai kondisi sebenarnya.

OJK pun mengambil sejumlah tindakan pengawasan (supervisory actions) yakni memerintahkan penghentian pemasaran produk sejenis saving plan PT WAL pada bulan Oktober 2018. Lalu, menawarkan sanksi peringatan pertama hingga ketiga karena PT WAL tidak memenuhi batas minimum Risk Based Capital (RBC), Rasio Kecukupan Investasi (RKI) dan ekuitas minimum (semenjak 4 Agustus 2020 hingga 26 Juni 2021).

OJK juga mengenakan sanksi pembatasan kegiatan perjuangan (PKU) pertama (untuk sebagian kegiatan perjuangan) pada 27 Oktober 2021 dan meningkat pada pengenaan sanksi PKU kedua untuk semua kegiatan perjuangan pada 30 Agustus 2022. Kemudian, OJK melakukan pencabutan izin perjuangan (CIU) PT WAL per tanggal 5 Desember 2022 karena hingga batas waktu PKU kedua yang jatuh pada 30 November 2022 (paling lama tiga bulan) tidak juga memenuhi kewajibannya.

“Melakukan pemeriksaan atas indikasi tindak pidana yang dilakukan oleh pengurus, pemegang saham pengendali, dan pegawai PT WAL,” suara keterangan OJK lebih lanjut.

Penyidik OJK telah melaksanakan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh pengurus, pemegang saham pengendali, dan pegawai PT WAL, serta berkoordinasi dengan penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Spesifik Bareskrim Polri yang selanjutnya telah menetapkan tujuh orang tersangka.

“Tindakan pengawasan yang dilakukan oleh OJK tersebut di atas, termasuk pencabutan izin perjuangan PT WAL dilakukan dalam rangka melindungi kepentingan pemegang polis dan masyarakat,” ungkap OJK.

Lihat juga video ‘Nasabah WanaArtha Ngamuk Usai Sidang Vonis Jiwasraya’:

[Gambas:Video 20detik]


(acd/hns)


Worker, this is your PCODE for proof: pw-323930f258d90104c25ae076519117fcca82c8aed29dd176d80e7e0954716d82
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page
aviator oyna iddaa tahminleri avrupa'da en çok oynanan maçlar flaming hot oyna tipobet deneme bonusu veren siteler bonus bahis forumu siteleri supertotobet güvenilir misupertotobet girişpaşacasino giriştipobetsahabet girişaresbet yorum ve şikayetleribahistek iletişimtarabet para yatırmamarsbahis üyelik işlemlerizingabete banka havalesi ile yatırımbetpark güvenilir miflaming hot oynaligobet bonuslarısweet bonanza oynagrbets bitcoin ile yatırımcaddebet para yatırma ve çekme yöntemlerimarsbahis giriş